Pelaku Percobaan Pembakaran Gereja di Makassar Ditangkap

Posted on

JawaPos.com – Berkat rekaman closed circuit television (CCTV), pihak kepolisian dapat mengungkap dan menangkap tersangka Jampardi, 18. Warga Jalan Adhyaksa Baru, Kelurahan Pandang, Kecamatan Panakkukang Makassar itu ditangkap sesaat setelah mencoba melakukan pembakaran Gereja Toraja, Jemaat Masale, Makassar, Selasa (21/8), sekitar pukul 05.00 WITA.

Kapolrestabes Makassar Kombes Irwan Anwar menyebut, pemicu tersangka mencoba melalukan pembakaran Gereja karena kesal dengan CCTV yang merekam aktifitasnya saat akan melakukan pencurian di dalam Gereja.

“Jadi ini bukan teror. Tersangka ini diketahui juga adalah residivis pencurian yang meresahkan warga sekitar sini. Jadi karena jengkelnya kalau direkam CCTV, akhirnya diakhiri dengan pembakaran di pojok sebelah kanan posisi Gereja ini,” kata Irwan usai melakukan penangkapan, Selasa (21/8).

Penangkapan sendiri, dilakukan pihak kepolisian sekitar pukul 09.00 WITA, tepatnya setelah rekaman CCTV Gereja ditonton. Tak berlangsung lama, pengurus Gereja dan pihak kepolisian yang telah mengetahui identitasnya langsung menangkap tersangka di rumahnya yang tak begitu jauh dari lokasi Gereja.

Setelah ditangkap, tersangka kemudian langsung digelandang di Mako Polsek Panakkukang sebelum akhirnya dibawa ke Mako Polrestabes Makassar. Catatan kepolisian, tersangka diketahui pernah menjalani masa hukuman karena kasus pencurian. “Jadi tersangka ini memang residivis, dia pernah ditangkap juga karena kasus pencurian,” ucapnya.

Irwan menyebut alat bukti yang ditemukan dari tersangka saat melakukan pembakaran, adalah bensin yang dimasukan di dalam botol minuman plastik. Pengurus Gereja Toraja, Jemaat Masale, Yulius Padang menambahkan, berdasarkan hasil rekamana CCTV pascakejadian, tersangka disebutkan memanjat melalui pagar Gereja.

“Jadi dia manjat lewat pagar samping, baru ada botol di dalam bensin baru dia bakar,” ucapnya.

Meski tak ada korban jiwa, aksi itu sempat membakar sejumlah fasilitas Gereja. Tepatnya pintu dan pengaman pintu. “Untung ada warga jemaat saat itu dibantu kita dengan warga sekitar sini untuk cepat padamkan,” imbuhnya.

Saat ini, tersangka diamankan di Mako Poltestabes Makassar, untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

(rul/JPC)